Kurang Pas Bila Nama Tuhan Dibawa-Bawa

::la fitra, http://www.sweet-vanila.blogspot.com Novel Tuhan Ijinkan Aku Menjadi Pelacur saya temukan di TB Gramedia Pondok Indah ketika sedang menikmati hari2 cuti saya. Melihat dari judulnya yang kontroversial, saya putuskan membeli buku tersebut. Bercerita awal dari…

Sebuah Novel Penuh Dosa

::zen rachmat soegito, sejarawan partikelir Fatwa itu akhirnya datang. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) baru saja mensomasi Muhidin M. Dahlan untuk meminta maaf kepada publik. Lewat surat somasi bertarikh 01/Syawal/1426/2005 yang ditembuskan ke Mabes Polri, Kejaksaan…

Representasi Perlawanan Tokoh Perempuan

::elsa nur s faruk, universitas airlangga surabaya Penelitian ini diberi judul ‘Representasi Perlawanan Tokoh Perempuan dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur! Memoar Luka Seorang Muslimah karya Muhidin M Dahlan’. Masalah yang diteliti dalam novel…

Jihad MN, Seniman Corel

::gus muh Kawan, ini adalah Jihad MN. Saya pastikan ia bukan dari kelompok ekstremis-ekstremis. Namanya memang ekstrim, tapi orgnya sangat lembut. Lagi ikut program magister ekonomi syariah di UII Jogja. Sarjananya di fak syariah IAIN…

Tuhan, Jangan Biarkan Saudariku Menjadi Pelacur

::abu syamil basayev Judul asli: Tuhan, Jangan Biarkan Saudariku Menjadi Pelacur dan Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus: Memoar Kepedulian Seorang Muslim; Penerbit: Pustaka Ghozwul Fikr; Tebal: xi+45 hlm Ketika pertama kali baca buku Tuhan izinkan…

Jangan Banyak Begadang

Sekira bulan November 2002, bapak saya jauh-jauh melintasi laut Makassar dan laut Jawa ke kota jogja. Setelah sekian hari di jogja, saya tawarkan bagaimana kalau belanja oleh-oleh di Malioboro saja seperti beli batik untuk dibawa…

Tabik, Tuan Rushdie!!

:: gus muh Keberanian (dan juga rasa nekad!) saya mengumpul dalam menuliskan sebagian manuskrip Kabar Buruk dari Langit dan Adam Hawa kala itu, tatkala bersamaan dengan usainya saya ‘ngaji’ kitab Tn Rushdie yang konon ‘berbahaya’…

Bonfire of Liberties

::saiful amin ghofur, pascasarjana uii jogja PADA Rabu siang (16/11/2005) saya di-SMS Muhidin M. Dahlan. Ia mengabarkan bahwa novel terbarunya, Adam Hawa, disomasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dengan tuntutan ditarik dari peredaran. MMI melarang novel…