In Memoriam Arief Santosa (1965–2019)

Arief Santosa pergi dengan meninggalkan lara. Namun, kepergian jurnalis yang telah mengabdi 27 tahun untuk koran Jawa Pos itu sekaligus mengukuhkan sebuah keyakinan justru koran/majalah yang bersifat umum yang menjadi sekoci yang merekam geliat kebudayaan…

Salah Tik

Di hadapan mikropon politisi dan meja ambtenaar, salah tik (saltik) begitu mudah diucapkan. Saltik menjadi dalih dan alasan pamungkas untuk “memutihkan” kecerobohan. Saltik menjadi pembenar untuk meringankan kejahatan yang tersembunyi dari mantra “kekhilafan”. Mestinya, saltik…

Bugis dan Ranjang Indonesia

Lembar “baru” cerita parlemen Indonesia dibuka oleh kehebohan dunia maya saat anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Achmad Fadil Muzakki Syah, berfoto bersama dengan tiga istrinya di Senayan, Jakarta. Artinya, ia memboyong semua istrinya ke Senayan…

Bumi Manusia Bukan Film “Kiri”

Tanggapan terhadap Tulisan Redi Panuju yang Dimuat Jawa Pos 28 Agustus 2019 Hanya ada dua kata yang bermutu dari esai Redi Panuju yang dimuat di Jawa Pos, 28 Agustus. “Film” dan “Kiri”. Ratusan kata yang…

Requiem Senja Arswendo

Saat tirai senja 19 Juli turun dari langit Jakarta bagian selatan, drama hidup yang penuh onak dari penulis prolifik Arswendo Atmowiloto berakhir selamanya. Jika kamu selalu bilang senja itu begitu romantik, yang saya ingat dari…

Ramadan dan Hidup Minimalis

Jika Anda dalam enam bulan terakhir (masih) jalan-jalan ke toko buku, Anda akan disergap sebuah pemandangan: buku bertopik ajakan hidup minimalis menempati buku terlaris. Sebut saja buku Francine Jay, Seni Hidup Minimalis, dengan sampul kuning…

Drama Sebabak Berjudul Ada Apa Ini?

Bandung sedang terang tipis-tipis. Kira-kira pukul empat. Kamera enggak bagus-bagus amat masih terbantu oleh cahaya terang. ((( Kamera video DSLR yang dipinjam dari sebuah rental elektronika menyoroti langit. Tembakan panjang. Kamera berputar 360 derajat )))…