Poros Literasi Wulandadari Yogya-Makassar

Dalam soal buku dengan segala ceritanya dalam dua dekade belakangan, adakah hubungan persaudaraan buku antara Yogya dan Makassar? Jawaban saya ada dengan berangkat dari sejumlah pengalaman pribadi. Terutama, beberapa teman yang tumbuh dalam satu generasi….

Gerakan Buruh di Tengah Pandemi Influenza

DALAM sejarah pandemi 1918 yang berlangsung di Yogyakarta, ada koinsidensi gerakan sosial yang menarik. Saat flu spanyol menghantam DIY dan angka kematiannya terus naik, justru gerakan sosial yang dihelat para bangsawan tercerahkan membuncah. Flu spanyol—atau…

Koran sebagai Kanvas Rupa-Rupa Seni

Akhirnya, Jawa Pos Minggu bertransformasi. Titik balik itu dimulai 24 Agustus saat Indonesia memasuki bulan resesi di mana lantai bursa tiada hari tanpa batang lilin merah atau bearish. Dari format koran 6/7 kolom menjadi tabloid. …

Tidak Ada Jurnalis di Revolusi Agustus

Jika Juli dirayakan kaum nasionalis sebagai “Bulan Sukarno”, Agustus mestinya menjadi “Bulan Revolusi”. Sebuah momen di mana negara berbentuk republik bernama Indonesia dilahirkan dan api revolusi disuluh. Di momen kebangsaan dan kenegaraan yang diperingati tiap…

Apa yang Dilakukan Pegiat Pustaka di Masa Pandemi?

Pandemi Covid-19 atau C-19 bukan bencana biasa. Ia memaksa semua orang yang tidak berkepentingan langsung dengan wabah untuk masuk rumah, menghindari banyak orang, dan hidup bersih. Pegiat pustaka tidak termasuk pihak “berkepentingan langsung” dengan penanganan…