Requiem Senja Arswendo

Saat tirai senja 19 Juli turun dari langit Jakarta bagian selatan, drama hidup yang penuh onak dari penulis prolifik Arswendo Atmowiloto berakhir selamanya. Jika kamu selalu bilang senja itu begitu romantik, yang saya ingat dari…

Ramadan dan Hidup Minimalis

Jika Anda dalam enam bulan terakhir (masih) jalan-jalan ke toko buku, Anda akan disergap sebuah pemandangan: buku bertopik ajakan hidup minimalis menempati buku terlaris. Sebut saja buku Francine Jay, Seni Hidup Minimalis, dengan sampul kuning…

Drama Sebabak Berjudul Ada Apa Ini?

Bandung sedang terang tipis-tipis. Kira-kira pukul empat. Kamera enggak bagus-bagus amat masih terbantu oleh cahaya terang. ((( Kamera video DSLR yang dipinjam dari sebuah rental elektronika menyoroti langit. Tembakan panjang. Kamera berputar 360 derajat )))…

Terbunuh di Halaman Depan: Malam Zikir, Siang Korupsi

Saya selalu mengalami kesulitan mengetik nama ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan dandanan yang selalu dandi dan bergaya milenial ini. Dilafazkan apa lagi. M. Romahurmuziy. Dia digadang-gadang sebagai politisi Islam dari partai medioker warisan…

Dwifungsi Berhati Nyaman

Dwifungsi TNI—sebelumnya akrab dengan “Dwifungsi ABRI”—tak bisa dibunuh reformasi. Jika dwifungsi serupa kanker dalam dalam tubuh Republik, suksesi 1998 lewat gerakan massa itu hanya bisa menjinakkannya, menidurkannya. Karena tak bisa dibunuh, suatu ketika ia bisa…

Pram dan Pembajakan Buku

Februari adalah bulan Pramoedya Ananta Toer lantaran bulan ini ia dilahirkan di Blora, Jawa Tengah. Tepatnya, 6 Februari 1925. Ia lahir saat Vereniging van Spoor-en Tramwegpersoneel (VSTP) atau serikat buruh kereta api dan trem sedang…