Petani, Partai, Puisi

desa ditumpas traktor meremuk palawidja pembesar mana akan berkabung? Agam Wispi, “Latini”, Matinja Seorang Petani (Badan Penerbitan Lembaga Kebudajaan Rakjat, 1962, hlm 8) Akhirnya, setelah bertarung habis-habisan selama bertahun-tahun di sawah, di jalan, dan di…

Wajah Indonesia dan Seni (di) Airport

Bingkai judul media daring (dalam jaringan) yang menjadi viral sepanjang Jumat (12/8) atau sepekan sebelum Republik Indonesia merayakan ulang tahun ke-71 memang bikin bulu kuduk meremang: D.N. Aidit hadir di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta,…

Lima Teladan Retro untuk Resolusi 2016

Saya hampir tak dapat bagian untuk melakukan tabulasi soal apa yang keren dan bangsat di tahun 2015. Kronik peristiwa penting 2015 dan segala keperihannya sudah dibikin Kompas, Tempo, Kedaulatan Rakyat, Nova, Misteri, dan Kokok Dirgantara….

Penyair dan Matinya Seorang Petani

depan kantor tuan bupati tersungkur seorang petani karena tanah karena tanah … dia djatuh rubuh satu peluru dalam kepala Larik puisi di atas bukan puisi yang dibuat pekan ini ketika orang banyak geger dan marah…

Setengah Abad Api Diponegoro (Di)padam(kan)

“Kita pewaris2nya jang absah ini, harus melandjutkan api Diponegoro bernjala terus. Abadilah dikau!” ~ Editorial Harian Rakjat, 8 Januari 1955, hlm 1 Episode terakhir Java Oorlog dihidupkan kembali lewat eksibisi seni rupa di Galeri Nasional,…