Selamat Jalan Toko Buku Gunung Agung

“Dengan buku kami ingin membangunkan pada mereka hidup jang tak bertudjuan, dalam keadaan sulit dan hasrat akan hidup jang lebih luhur dengan usaha sendiri” – Gunung Agung, 1954 Ketika Toko Buku Gunung Agung (GA) mengumumkan…

Karena Buku adalah Hasil Kerajinan Daya Budi

Buku adalah produk dari pergulatan daya budi dengan memakai perkakas bernama, ya apa saja, seperti menulis, membaca, menerjemahkan, menyadur,┬áberbahasa. Jika sudah berhubungan dengan perkakas, maka menulis dan teman-temannya itu adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Menulis…

Rumah Kertas – Carlos Maria Dominguez

Bukuku Takdirku. Sejak kalimat pembuk, novel ini menjanjikan untuk dibaca cepat dan menjadi teman duduk yang asyik. “Pada musim semi 1998, Bluma Lennon membeli satu eksemplar buku puisi Emily Dikinson, Poems, di sebuah toko buku di…

Martin Aleida (5)

::gus muh Di bagian ketiga tulisan ini saya sudah singgung sekilas sosok prosais cum jurnalis Martin Aleida ini: tubuh jangkung, atletis, senang memakai oblong tapi lebih sering kemeja lengan pendek di forum diskusi sastra dan…

Martin Aleida (4)

::gus muh Saat bercerita tentang Pramoedya Ananta Toer, Martin Aleida tahu Pram punya “jimat”, terutama ketika cerita menyisir lini masa revolusi 1945. Jimat bertuliskan aksara Arab itu diberikan seorang dukun itu “berjasa” menyelamatkan diri Pram…

Martin Aleida (3)

::gus muh Bayangkan Martin Aleida datang ke sebuah diskusi buku atau obrolan budaya. Tubuh jangkung. Atletis. Kadang memakai oblong. Lebih sering kemeja lengan pendek. Dan hampir pasti keduanya dimasukkan ke dalam celana panjang yang–umumnya–warna krem….

Martin Aleida (2)

::gus muh Saya membaca bagian pertama dari Langit Pertama Langit Kedua karya Martin Aleida (2013) dari atas sadel sepeda lipat dalam perjalanan Kembaran (Bantul)-Patehan (Keraton Yogyakarta). Pergi-pulang. Berkali-kali tapakan. Tentu saja di sela-sela istirahat mengeringkan…