Tak Ada Pram di Semarang

Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) adalah sastrawan yang komplet. Ia adalah penulis yang prolifik, tapi sekaligus periset tangguh dan pendokumentasi yang tekun. Ia adalah pengarang yang introvert, tapi sekaligus komunal. Ia si penyendiri yang berbahaya. Penjara…

Gorong-Gorong Berita Bohong

Sepanjang Desember 2016 hingga Februari 2017, berita hoax atau berita bohong menjadi perbincangan yang kompleks dan berlapis. Bukan saja muncul gerakan untuk melawan hoax itu di berbagai kota, tapi juga ada usaha memasukannya dalam lema…

Mocosik: Buku, Musik, dan Festival

“Membaca tak sebatas mengeja huruf. Membaca itu kerja menaut dan mengaitkan ide. Maka sebagai awal, bacalah buku sebanyak-banyaknya” ~ Najwa Shihab, Duta Baca Indonesia Bisakah buku dan musik berada dalam satu panggung pergelaran? Bisa! Yang…

Buku dan Citrawi Jokowi

Saya sampai ndredeg menunggu teladan macam apa yang diberikan Presiden yang Terhormat Joko Widodo untuk dunia buku dan literasi. Sejak 2014 saya menunggunya; mulai dengan penantian yang membuncah hingga perlahan tingkat kepercayaan meredup yang bahkan…

Wajah Indonesia dan Seni (di) Airport

Bingkai judul media daring (dalam jaringan) yang menjadi viral sepanjang Jumat (12/8) atau sepekan sebelum Republik Indonesia merayakan ulang tahun ke-71 memang bikin bulu kuduk meremang: D.N. Aidit hadir di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta,…

Politik Kuburan

TRAGEDI perang saudara di Indonesia paling besar di abad 20 bermula dari kuburan. Penggalian jenazah “7 pahlawan revolusi” dari kuburan di Lubang Buaya hingga iring-iringan jenazah para jenderal pada 1965 adalah rundown karnival-muram yang menjadi…